Minggu, 04 Mei 2008

Pada tanggal 24 April 2008 Saya bersama team photographer underwater diantaranya Pak Cipto sebagai Leader, Pak Simon Boyke Sinaga Dari PMO Coremap II Pusat, Pak Ivan, Pak Igor dan Pak Jurianto serta Pak Rahmat ( Pengusaha Nelayan dari Pulau Abang ) Dan Eka Sebagai ABK melakukan Pengambilan photo bawah air di lokasi Pulau Abang yaitu : Belakang Pulau Hantu, Pengalap, Sededap, Petong, Benan, Dan Tajur Biru.

Expedisi ini merupakan expedisi yang dilakukan untuk menggali potensi wisata bahari yang berada dipulau abang, sekalian pencarian potensi wisata underwater yang dapat ditampilkan untuk wisata bahari pulau abang khususnya kota batam pada umumnya, dari hasil yang didapat pulau abang dapat dikembangkan dari potensi wisata permukaan artinya wisata bahari yang dapat digali adalah pantai dan kepulauan bukan underwaternya, sebab terlalu banyak sedimentasi sehingga sangat mempengaruhi dalam wisata diving untuk lokasi - lokasi pulau abang sendiri.

Menurut penjelasan dari pak cipto sendiri, potensi yang besar adalah wisata permukaan, setelah di lakukan penyelaman dari beberapa lokasi yang diambil photo bawah airnya sangat tidak memungkinkan untuk menggali wisata diving di pulau abang, walau untuk lokasi pulau abang banyak fauna yang langka yang menarik seperti nudie branch dan jenis karang yang beragam. ternyata kondisi perairan ini disebabkan air pasang dan air surut yang mengikis kuat daerah pesisir pantai sehingga menciptakan partikel - partikel yang banyak dan mempengaruhi tingkat kecerahan air laut, menurut penjelasan dari tokoh masyarakat sendiri seperti pak rahmat bahwa tiga hari sebelum team turun mengambil photo underwater, kondisi air sangat jernih dan pada saat team diving turun untuk melakukan penyeleman kondisi yang paling baik adalah pada saat itu, jadi kondisi perairan juga dipengaruhi oleh perubahan pasang surut air laut.

Jumat, 04 April 2008

Sabtu, 29 Maret 2008

Finding Nemo in Pulau Abang

Let's Go Finding Nemo And Save It

Itu yang harusnya terlontar dan tertanam dari diri kita karena dengan kita melindungi kelestarian ikan hias ini khususnya Nemo (atau lebih dikenal dengan Nama Boren) akan menambah keaneka ragaman flora dan fauna yang terdapat di laut kita ini, bukan berarti kita harus mencari nemo dan menghancurkan rumahnya serta melakukan perdagangan nemo yang akhirnya akn memusnahkan generasi nemo.
Dipulau Abang Juga terdapat jenis -jenis nemo yang menabjubkan, untuk saat ini kehidupannya sangat terlindungi dan aman dari ancaman pengerusakan dan kehancuran. Nemo juga potensi yang baik untuk dapat dipertahankan, karena perkembang biakan nemo secara baik akan menambah nilai plus untuk laut pulau abang.

Keaneka Ragaman Terumbu Karang Pulau Abang

Pulau Abang Terletak di Kepalauan Riau, Akses terdekat adalah Batam, Pulau Abang Adalah salah satu pulau yang terdapat di Pulau Batam, Potensi Pariwisata yang terdapat di pulau abang sangat memiliki potensi yang besar, perhatian pemerintah kota batam mulai tertuju di pulau abang yang mana dengan potensi alam yang luar biasa yang merupakan aset terbesar yang dimiliki untuk pengembangan pariwisata di kota batam dan menggapai motto "Visit Batam 2010"

Keaneka Ragaman Yang Terumbu Karang yang dimiliki Oleh Pulau Abang Sangat luar biasa sebab terumbu karang yang terdapat di pulau abang adalah terumbu karang yang memiliki jenis-jenis yang berbeda, potensi perlindungan terumbu karang ini sangat besar, sehingga memungkinkan terumbu karang untuk dapat hidup dan berkembang biak disana.

Masyarakat Pulau Abang sangat berperan aktif dalam melindungi Terumbu Karang, sehingga mereka dapat menikmati hasil dari semua itu, exploitasi terhadap lautpun tidak sangat besar mereka lakuka sehingga, terumbu karang yang terdapat dipulau tersebut dapat layak hidup dan berkembang.

Jumat, 28 Maret 2008

Tranplantasi Karang di Pulau Abang

Transplantasi adalah kegiatan yang dilakukan oleh Masyarakat di Pulau Abang yang di Fasilitasi oleh GEF Program Kerja dari Lembaga Swadaya Masyarakat Yayasan Laksana Samudera.
Transplantasi Karang adalah Penanaman Karang yang di letakan di media transplan yang dibuat dari campuran semen dan pasir serta batu krikil menjadi blok-blok beton sebagai mediasi peletakan karang indukan atau bibit karang yang akan ditanam ulang.

lantasi karang ini berguna untuk perlindungan terumbu karang dan dapat membantu perkembang biakan terumbu karang yang mulai terancam kelangsungan hidupnya, juga termasuk melindungi dan menjaga jadi jika daerah laut yang belum terdapat terumbu karang dengan kondisi alam yang memungkinkan dan tidak tercemar oleh limbah industri dari perkembangan kota dan juga sedimentasi, maka akan berkemungkinan besar untuk dapat di tanami terumbu karang yang gunanya untuk menarik ikan - ikan agar dapat hidup dan berkembang biak secara baik tempat itu, dengan terlindunginya terumbu karang maka secara tidak langsung populasi ikan juga akan bertambah dan berkembang
Gambar - gambar yang di ada di sini adalah gambar indukan karang yang diikat di media transplan, dengan penyanggah paralon yang dapat membuat tegak indukan dan dapat bertahan dari riak dan arus air laut yang ada, untuk dapat menjaga agar indukan tidak terbawa arus air.

Setelah Indukan - Indukan ini diletakan di media transplan, banyak lagi tugas dan PR kita untuk dapat menghasilkan terumbu karang yang hidup dengan baik, yaitu dengan sering memantau dan patroli, juga membersihkan terumbu karang dari sedimentasi dan kotoran yang melekat di tubuh indukan, agar tidak menutup pori-pori makanan indukan, yang akhirnya menekan indukan untuk tidak dapat tumbuh dengan baik, dengan membersihkan dengan perlahan akan menekan tingkat stres indukan. Dengan menjaga dan melindungi kelangsungan hidup terumbu karang akan banyak membantu bagi perkembang biakan fauna laut, dan juga membantu para nelayan untuk dapat hasil laut yang cukup memuaskan karena terjaganya terumbu karang maka berperan juga dalam menjaga kelestarian alam laut, baik fauna dan floranya.

Foto - Foto Hasil Jepretan ku.....





















Underwatter Dive and Coral Reefs